Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

Mozaik Hidup Yang Sedang Kunanti...

Di sela-sela kesibukanku sekarang, aku menyempatkan update di blogku ini...Sesuatu yang sebenarnya sudah lama ingin aku tulis, still nerd yah :P. Ini tentang gambar-gambar yang bisa membuatku tersenyum, berharap banget kelak kepingan hidupku ada di sana...Tentang harapan lebih tepatnya, yang sedang kutunggu-tunggu dan akan selalu kurindukan..
Menanti bintang-bintang..

Bintang, salah satu hal yang dapat membuatku takjub. Aku sering melihat kerlipan cahaya bintang-bintang di malam hari. Mereka begitu jauh, fisik dan otak manusia tak mampu menyambangi semuanya. Aku ibarat pohon kering tak berdaya yang selalu menatap mereka di tengah gersangnya padang rumput. Saat ini, aku hanya bisa memandangnya, tanpa mampu meraihnya. Saat ini aku hanya bisa berharap mereka kan hadir dalam mimpi-mimpiku...Semoga, yah semoga...
Menerbangkan lampion...

Foto itu adalah foto festival lampion di Filipina kalau tidak salah. Ribuan lampion seolah menghipnotisku hingga aku tak mampu berkedip. Seperti bintang-bin…

Menunggu Sebuah Mimpi

Pernahkah kau ingin bermimpi yang indah? Aku sangat ingin sekali.... Mimpi...bunga tidur yang membawa kita ke dalam dimensi lain Mimpi...yang terkadang hanya berupa mozaik-mozaik tak berkesinambungan, menyenangkan sekaligus menakutkan
Pernah aku membayangkan bahwa aku berada di jagat raya Aku ingin sendirian..tanpa ditemani oleh siapapun hanya karena aku ingin menikmati semesta yang melambai-lambai padaku.. Tapi itu tak mungkin...aku terlalu kecil tuk berpergian..dan terlalu lemah untuk perjalanan itu
Lewat mimpilah aku bisa berkelana Mengembara dalam kelamnya angkasa yang dipenuhi berjuta-juta bintang Aku ingin sekali lebih dekat... melihat mereka yang mengkerdip-kerdipkan cahayanya padaku memeluk mereka yang penuh pesona dan indah tiada tara
Aku sering membayangkan bahwa aku berada diantara mereka hanya tuk menjadi bagian dari debu antariksa dan menyaksikan bagaimana pendaran bintang-bintang itu membuatku terkagum-kagum yang bahkan sanggup mengunci mulut cerewetku
Kegelapan yang se…