Langsung ke konten utama

Menunggu Sebuah Mimpi





Pernahkah kau ingin bermimpi yang indah?
Aku sangat ingin sekali....
Mimpi...bunga tidur yang membawa kita ke dalam dimensi lain
Mimpi...yang terkadang hanya berupa mozaik-mozaik tak berkesinambungan, menyenangkan sekaligus menakutkan

Pernah aku membayangkan bahwa aku berada di jagat raya
Aku ingin sendirian..tanpa ditemani oleh siapapun
hanya karena aku ingin menikmati semesta yang melambai-lambai padaku..
Tapi itu tak mungkin...aku terlalu kecil tuk berpergian..dan terlalu lemah untuk perjalanan itu

Lewat mimpilah aku bisa berkelana
Mengembara dalam kelamnya angkasa yang dipenuhi berjuta-juta bintang
Aku ingin sekali lebih dekat...
melihat mereka yang mengkerdip-kerdipkan cahayanya padaku
memeluk mereka yang penuh pesona dan indah tiada tara

Aku sering membayangkan bahwa aku berada diantara mereka
hanya tuk menjadi bagian dari debu antariksa
dan menyaksikan bagaimana pendaran bintang-bintang itu membuatku terkagum-kagum
yang bahkan sanggup mengunci mulut cerewetku

Kegelapan yang sejatinya menakutkan itu sebenarnya membuatku ragu
Aku ibarat atom tak berujud
yang berkelebat tak dihiraukan dan tak terlihat barang secuilpun
Aku takut dengan kegelapan yang mungkin saja akan menusuk relung jiwaku

Tetapi semua itu indah...sangat malah
Dengan bintang, bulan, galaksi, nebula yang memenuhi ruang tak terbatas dalam gelap dan dinginnya kehidupan luar...
bukankah semua itu sangat indah?
tidakkah itu sangat menyejukkan mata?

Aku hanya ingin memandangi mereka
yang sanggup menentramkan hatiku dan memberikan keteduhan saat aku sedang gelisah
Hanya mereka..ya hanya mereka
Tak seorangpun dapat melakukannya kecuali mereka

Mimpi itu..akankah menghampiriku?
Mengajakku berkelana ke batas-batas penciptaan...
Menarikku ke dalam kuasa yang sungguh membuatku merasa lemah tak berdaya
dan menjadikanku sebagai pengembara yang menemukan oasenya..

Mimpi itu..mimpi yang sangat kutunggu-tunggu
cepatlah menemuiku....lekaslah menjemputku
Aku..sangat-sangat menantikanmu
Tak peduli berapa lama waktu menahannya, aku akan tetap menunggu dalam diam dan penuh pengharapan
karena aku hanya ingin berada di tempat yang kuinginkan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEKANISME KONTRAKSI DAN RELAKSASI OTOT

Filamen aktin biasanya berhubungan dengan myosin yang mana bertanggung jawab untuk berbagai pergerakan sel. Myosin adalah prototipe dari penggerak molekuler - sebuah protein yang mengubah energi kimia dalam bentuk ATP menjadi energi gerak yang menghasilkan kekuatan dan pergerakan. Kebanyakan pergerakan umumnya adalah kontraksi otot yang memberi model untuk memahami interaksi aktin dan myosin dan aktivitas penggerak dari molekul myosin. Bagaimanapun juga, interaksi aktin dan myosin tidak hanya bertanggung jawab pada kontraksi otot tetapi juga untuk berbagai pergerakan sel non otot termasuk pembelahan sel. Sehingga interaksi diataranya memerankan peran yang penting di biologi sel. Lebih jauh, sitoskeleton aktin bertanggung jawab untuk pergerakan lambat sel menyeberangi permukaan yang terlihat digerakkan secara langsung oleh polimerisasi aktin dengan baik oleh intreaksi aktin - myosin. 1.Pendahuluan Sel otot merupakan sel yang terspesialisasi untuk satu tugas, kontraksi dan spesialisasi in…

PERKECAMBAHAN SERBUK SARI

LAPORAN PRAKTIKUM REPRODUKSI DAN EMBRIOLOGI TUMBUHAN PERKECAMBAHAN SERBUK SARI
Disusun Oleh : Kelompok 4 Pendidikan Biologi Subsidi 1.Hafidha Asni Akmalia            (08304241003) 2.Tuttus Sufi Kusuma LPS.       (08304241022) 3.Riza Sativani Hayati   (08304241029) 4.Nur Hidayah                           (08304241030) 5.Titis Nindiasari A.                   (08304241036)


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 A.TUJUAN Mengamati serbuk sari yang berkecambah secara in vitro
B.DASAR TEORI Serbuk sari (pollen grain) adalah sebuah sel hidup yang berisi sel kelamin jantan pada bunga (mempunyai protoplasma) yang terbungkus oleh dinding sel. Dinding serbuk sari terdiri atas dua lapisan yaitu di bagian luar yang tebal dan keras disebut lapisan eksin dan sebelah dalam tipis seperti selaput disebut  intin. Pada permukaan eksin terdapat celah atau pori yang disebut apertura yang dapat digunakan oleh serbuk sari untuk jalan keluarnya buluh serbuk …

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE


Disusun oleh :  Hafidha Asni Akmalia 08304241003
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Proses pembentukan urine beberapa tahapan, yaitu filtrasi glomeruler, reabsorspsi tubuler dan sekresi tubuler. Filtrasi merupakan perpindahan cairan dari glomerulus ke tubulus melewati membran filtrasi yang terdiri dari tiga lapisan yaitu sel endhotel glomerulus, membran basalis dan epitel kapsula bowman. Filtrasi terjadi karena adanya perbedaan tekanan antara kapiler glomerulus dengan tubulus. Filtrasi menghasilkan ultrafiltrat yang mengandung air, garam anorganik,glukosa, asam amino, urea, asam urat, kreatinin dan tidak mengandung sel darah merah. Reabsorpsi tubuler adalah prpindahan cairan dari tubulus renalis ke kapiler peritubuler. Proses reabsorpsi bersifat selektif tergantung kebutuhan tubuh pada senyawa yang terdapat pada ultrafiltrat. Glukosa direa…