Langsung ke konten utama

Let’s Learn Bahasa Indonesia Lesson 5 : HOMONYM, Homophone, Homograph (Part 1)



Based on Cambridge Advanced Learner’s Dictionary, there are three kind of words which have similarity in spelling, pronouncing, or writing and the meaning is also different.

    1. Homonym is a word that sounds the same or is spelled the same as another word but it has a different meaning.
e.g. : 'Bow' (= bend at the waist) and 'bow' (= weapon) are also homonyms.
    2. Homophone is a word which is pronounced the same as another word but has a different meaning or a different spelling or both.
e.g. : The words 'so' and 'sew' are homophones.
    3. Homograph is a word which is spelled the same as another word and might be pronounced the same or differently, but which has a different meaning.
e.g. : 'Bow' meaning the front of a ship, 'bow' meaning a loop made in a string or ribbon and 'bow' meaning a device used to shoot arrows are all homographs.

Some cases like that are also in bahasa Indonesia. There are a homonym, a homophone, and a homograph that is little confusing. We know the meaning based on the context. Of course if we utter 2 different sentences, a word called homonym or homophone or homograph in those sentences have a different meaning. Now, I am going to give you the explanation of homonym in bahasa Indonesia, whereas the homophone and homograph will be explained soon J .

HOMONYM
In bahasa Indonesia, homonym is a word that has a same spelling, pronouncing, and writing. The difference is just only in the meaning.
e.g. :
a. Bisa
1. bisa   : racun (Noun : snake’s poison)
2. bisa   : dapat (Verb : can)

Sentence
Bisa ular itu bisa meracuni tubuh kita.

Which “bisa” is referring to “dapat” in that sentence? Is it the first “bisa” or the second one? Exactly, it is quite easy. Let’s translate the sentence into English.

The sanke’s poison can poison our body.
So, we have “snake’s poison” as the subject and “poison” as the verb. Take a look at bahasa Indonesia’s meaning. We can conclude that the first “bisa” is a noun and the second “bisa” is a verb. Now, we know what the real meaning of the first “ bisa” is. It is snake’s poison. And the second “bisa” has the other meaning. Yes, it is “dapat”.

b. Manis
1.manis                : cantik (Adj : beautiful for things or people)
2.manis                : tidak pahit (Adj ; sweet for taste)

Sentence
Adikku yang manis sedang minum teh manis.

Okay, it is very easy, right? Both the words “manis” and “manis” are adjective. How do we distinguish them? We just look at the sentence and try to get the real meaning. Are you still bewildered? Fine, we can translate it first :

My beautiful sister is drinking a sweet tea.
The subject is “Adikku” (my sister). We know that “adik” is a person, so the first “ manis” has the same meaning as beautiful in English. For the second “manis”, the meaning is sweet because it explains the taste of the tea.

c. Malam
1. malam             : lilin untuk membatik (Noun : wax)
2. malam             : lawan kata siang hari (Noun : night)

Sentence
Tetanggaku menjual malam di malam hari.

The first “malam” is something that is similar to wax. In Indonesia, we can use it in Batik process. The second “malam” is the opposite of “siang”. What is the meaning of “siang”? Yes, it is afternoon! So, “malam” is night in English. It refers to a dark period when the moon and the stars are available in the sky. Now, guess which “malam” has a same meaning with “lilin”. Is it the first or maybe the second one?

Here the English translation :
My neighbor sells a wax at the night.

I’m really sure you’ve got it! What is the answer? Yes, the first “malam” has the same meaning with “lilin” because it is an object sold by my neighbor. While the second “malam” refers to a dark period.

d. Bulan
1.bulan : satelit bumi (Noun : moon)
2.bulan : periode 30 hari (Noun : month)

Sentence :
Bulan di bulan ini terlihat terang sekali.
Which “bulan” is the moon? Is it the first “bulan” in that sentence? How about the second “bulan”? What is the meaning? Do you still need a translation?Mmmmm….it’s okay. For the last, I’ll give you the translation. Here we go.

The moon in this month is very bright.

Tadaah…you can decide what the meaning of the first and the second “bulan” now. What is the subject? Yes, it is the moon! So, the first “bulan” in bahasa Indonesia sentence is similar to the moon in English. Then, the second “bulan” has the other meaning. That’s right! It is the month!


Well. there are so many words called homonym in bahasa Indonesia. Apparently, it’s time to do the exercise. Are you ready? Of course, you have to be ready.

1.       Rapat
a.       Rapat    : tidak renggang (Adj : crowded)
b.      Rapat    : pertemuan untuk membahas suatu hal (Noun : meeting)

Kerumunan orang yang akan menghadiri rapat sangat rapat sekali.

2.       Halaman
a.       Halaman : pekarangan rumah/sekolah (Noun : yard)
b.      Halaman : lembaran dari buku (Noun : page)

Aku melihat selembar halaman saat menyapu halaman.

3.       Salak
a.       Salak      : buah salak (Noun : zalacca)
b.      Salak      : gonggongan anjing (Noun : the dog’s bark)

Salak anjing itu mengagetkan pamanku yang sedang memetik salak.

4.       Beruang
a.       Beruang : binatang beruang (Noun : bear)
b.      Beruang : memiliki banyak uang (Verb : have a lot of money)

Tuan itu orang beruang yang dapat membeli beruang.

5.       Genting
a.       Genting : atap rumah yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dan dibakar (Noun : a rooftop made of clay)
b.      Genting : situasi yang tegang (Adj : critical)

Para demonstran melempari polisi dengan genting dalam unjuk rasa yang genting.

Hmmm…are those exercise too difficult for you? The important point is the real meaning of the sentence. You can translate into English first, the you’ll get what exactly the sentence tells about. Okay, this is the end of our lesson. As I said at the beginning of this lesson, I am going to give the lesson about HOMOGRAPH and HOMOPHONE in the next day. I hope you are enjoying to learn bahasa Indonesia in my web. See ya J


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEKANISME KONTRAKSI DAN RELAKSASI OTOT

Filamen aktin biasanya berhubungan dengan myosin yang mana bertanggung jawab untuk berbagai pergerakan sel. Myosin adalah prototipe dari penggerak molekuler - sebuah protein yang mengubah energi kimia dalam bentuk ATP menjadi energi gerak yang menghasilkan kekuatan dan pergerakan. Kebanyakan pergerakan umumnya adalah kontraksi otot yang memberi model untuk memahami interaksi aktin dan myosin dan aktivitas penggerak dari molekul myosin. Bagaimanapun juga, interaksi aktin dan myosin tidak hanya bertanggung jawab pada kontraksi otot tetapi juga untuk berbagai pergerakan sel non otot termasuk pembelahan sel. Sehingga interaksi diataranya memerankan peran yang penting di biologi sel. Lebih jauh, sitoskeleton aktin bertanggung jawab untuk pergerakan lambat sel menyeberangi permukaan yang terlihat digerakkan secara langsung oleh polimerisasi aktin dengan baik oleh intreaksi aktin - myosin. 1.Pendahuluan Sel otot merupakan sel yang terspesialisasi untuk satu tugas, kontraksi dan spesialisasi in…

PERKECAMBAHAN SERBUK SARI

LAPORAN PRAKTIKUM REPRODUKSI DAN EMBRIOLOGI TUMBUHAN PERKECAMBAHAN SERBUK SARI
Disusun Oleh : Kelompok 4 Pendidikan Biologi Subsidi 1.Hafidha Asni Akmalia            (08304241003) 2.Tuttus Sufi Kusuma LPS.       (08304241022) 3.Riza Sativani Hayati   (08304241029) 4.Nur Hidayah                           (08304241030) 5.Titis Nindiasari A.                   (08304241036)


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 A.TUJUAN Mengamati serbuk sari yang berkecambah secara in vitro
B.DASAR TEORI Serbuk sari (pollen grain) adalah sebuah sel hidup yang berisi sel kelamin jantan pada bunga (mempunyai protoplasma) yang terbungkus oleh dinding sel. Dinding serbuk sari terdiri atas dua lapisan yaitu di bagian luar yang tebal dan keras disebut lapisan eksin dan sebelah dalam tipis seperti selaput disebut  intin. Pada permukaan eksin terdapat celah atau pori yang disebut apertura yang dapat digunakan oleh serbuk sari untuk jalan keluarnya buluh serbuk …

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE


Disusun oleh :  Hafidha Asni Akmalia 08304241003
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Proses pembentukan urine beberapa tahapan, yaitu filtrasi glomeruler, reabsorspsi tubuler dan sekresi tubuler. Filtrasi merupakan perpindahan cairan dari glomerulus ke tubulus melewati membran filtrasi yang terdiri dari tiga lapisan yaitu sel endhotel glomerulus, membran basalis dan epitel kapsula bowman. Filtrasi terjadi karena adanya perbedaan tekanan antara kapiler glomerulus dengan tubulus. Filtrasi menghasilkan ultrafiltrat yang mengandung air, garam anorganik,glukosa, asam amino, urea, asam urat, kreatinin dan tidak mengandung sel darah merah. Reabsorpsi tubuler adalah prpindahan cairan dari tubulus renalis ke kapiler peritubuler. Proses reabsorpsi bersifat selektif tergantung kebutuhan tubuh pada senyawa yang terdapat pada ultrafiltrat. Glukosa direa…