Langsung ke konten utama

Rancangan Opening and Model in Teaching


TUGAS MICROTEACHING

RANCANGAN OPENING AND MODEL IN TEACHING



Disusun Oleh :

Hafidha Asni Akmalia
08304241003
Pendidikan Biologi Subsidi

JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2011




Standar Kompetensi   :   
2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidup.
Kompetensi Dasar       :
2.1. Mendeskripsikan ciri-ciri, replikasi, dan peran virus dalam  kehidupan.

Rancangan Opening.
Ø  Opening with case.
1.      Guru membuka pelajaran.
2.      Guru memberikan apersepsi dengan bertanya pada siswa : “Pernahkah kalian sakit influenza?”, kemudian dilanjutkan dengan bertanya :”Apa yang kalian rasakan ketika kalian sakit influenza?”
3.      Guru menampilkan gambar tentang banyak orang yang dirawat di rumah sakit dan bertanya pada siswa : “Apa yang kalian pikirkan mengenai gambar tersebut?”
4.      Guru mengkonfirmasi bahwa gambar tersebut memperlihatkan banyak orang yang tengah dirawat di rumah sakit karena penyakit yang sama yang telah menjangkiti banyak orang di berbagai Negara dan ini disebut dengan pandemi ” influenza Spanyol”.
5.      Guru menyampaikan pengantar materi pembelajaran (memahami proses replikasi virus.) : 
   Berdasarkan gambar tersebut guru bertanya pada siswa mengapa virus influenza degan cepat menular. Bagaimana proses yang terjadi sehingga virus influenza dari orang satu ke orang yang lain dapat berpindah. 


Rancangan pelaksanaan pembelajaran.
Ø  Model : CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition).
1.      Guru membentuk kelompok heterogen (3-4 orang)
2.      Guru memberikan bacaan sesuai dengan topik pembelajaran yakni tentang replikasi virus.
3.   Siswa dalam satu kelompok bekerjasama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana kliping dan ditulis pada lembar kertas.
4.      Mempresentasikan/membacakan hasil kelompok.
5.      Guru memberikan konfirmasi atas hasil presentasi kelompok.
6.      Guru membuat simpulan bersama siswa.
7.      Guru menyampaikan materi pada pertemuan yang akan datang, memberikan tugas berupa resume mengenai peran virus dalam kehidupan sehari-hari dan  menutup pelajaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEKANISME KONTRAKSI DAN RELAKSASI OTOT

Filamen aktin biasanya berhubungan dengan myosin yang mana bertanggung jawab untuk berbagai pergerakan sel. Myosin adalah prototipe dari penggerak molekuler - sebuah protein yang mengubah energi kimia dalam bentuk ATP menjadi energi gerak yang menghasilkan kekuatan dan pergerakan. Kebanyakan pergerakan umumnya adalah kontraksi otot yang memberi model untuk memahami interaksi aktin dan myosin dan aktivitas penggerak dari molekul myosin. Bagaimanapun juga, interaksi aktin dan myosin tidak hanya bertanggung jawab pada kontraksi otot tetapi juga untuk berbagai pergerakan sel non otot termasuk pembelahan sel. Sehingga interaksi diataranya memerankan peran yang penting di biologi sel. Lebih jauh, sitoskeleton aktin bertanggung jawab untuk pergerakan lambat sel menyeberangi permukaan yang terlihat digerakkan secara langsung oleh polimerisasi aktin dengan baik oleh intreaksi aktin - myosin. 1.Pendahuluan Sel otot merupakan sel yang terspesialisasi untuk satu tugas, kontraksi dan spesialisasi in…

PERKECAMBAHAN SERBUK SARI

LAPORAN PRAKTIKUM REPRODUKSI DAN EMBRIOLOGI TUMBUHAN PERKECAMBAHAN SERBUK SARI
Disusun Oleh : Kelompok 4 Pendidikan Biologi Subsidi 1.Hafidha Asni Akmalia            (08304241003) 2.Tuttus Sufi Kusuma LPS.       (08304241022) 3.Riza Sativani Hayati   (08304241029) 4.Nur Hidayah                           (08304241030) 5.Titis Nindiasari A.                   (08304241036)


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 A.TUJUAN Mengamati serbuk sari yang berkecambah secara in vitro
B.DASAR TEORI Serbuk sari (pollen grain) adalah sebuah sel hidup yang berisi sel kelamin jantan pada bunga (mempunyai protoplasma) yang terbungkus oleh dinding sel. Dinding serbuk sari terdiri atas dua lapisan yaitu di bagian luar yang tebal dan keras disebut lapisan eksin dan sebelah dalam tipis seperti selaput disebut  intin. Pada permukaan eksin terdapat celah atau pori yang disebut apertura yang dapat digunakan oleh serbuk sari untuk jalan keluarnya buluh serbuk …

PERAN ORGANISME DALAM PROSES PEMBENTUKAN DAN PERKEMBANGAN TANAH

MAKALAH BIOLOGI TANAH PERAN ORGANISME DALAM PROSES PEMBENTUKAN DAN PERKEMBANGAN TANAH Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Biologi Tanah






Disusun Oleh : Hafidha Asni Akmalia                08304241003 Alfiah Nurul Wahidah                 08304241019 Muhammad Radian N.A.            08304241034



JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2011

BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak. Tanah berasal dari pelapukan batuan dengan bantuan organisme, membentuk tubuh unik yang menutupi batuan. Proses pembentukan tanah dikenal sebagai pedogenesis. Proses yan…