Langsung ke konten utama

Sepotong Rahasia Hati : Asa Dalam Sahara


Tiba-tiba hatiku terusik dengan pertanyaan ini.
Dimanakah mereka?
Semangat dan kebahagiaan dalam tawa dan canda.
Dimanakah gurau itu?
Yang dulu selalu menghiburku.
Tak kutemukan lagi mereka, tak ada yang bisa kuperbuat tuk bertemu mereka.
Seolah hari-hari ini hampa tanpanya.
Yang kulakukan hanyalah menunggu suatu ketidakpastian.
Telah kulihat jalan masing-masing dan jalanku sendiri sekarang telah berbeda.
Mengapa mereka pergi dariku?
Ibarat berlayar dengan bahtera Nuh
Hanya aku yang tidak diajak, hanya aku yang ditinggalkan dengan kesepian ini.
Belum aku temukan keceriaan yang baru.
Mengapa hanya aku yang tersudut, terdiam, dan tertunduk dalam lesu?
Kemanakah mereka?
Mengapa tak kunjung kutemukan? Mengapa Tuhan?
Akankah kutemukan itu? Ataukah selamanya takkan kutemukan?
Aku sangat merindukan tuk pergi dari dahaga ini.
Sudah terlalu lama aku menanti dan berharap.
Aku yang terpasung dalam lamunanku, aku yang teronggok dalam sedihku, dan aku yang memilih diam sebagai pilihanku.
Aku lelah Tuhan, aku sungguh-sungguh telah lelah dalam pencarianku.
Aku ingin mereka kembali Tuhan, seperti yang dulu pernah ada di sisiku.
Aku ingin tersenyum melihatnya dan ingin tertawa karenanya.
Tuhan, pertemukan aku kembali dengan mereka.
Agar aku dapat berbagi, melepas penat hingga aku kan bahagia.
Tolong Tuhan, tolong berikan aku kesejukan.
Aku yang telah berada dalam ujung kemampuanku dan aku yang bertahan hingga kini
Tuk tetap berharap, menunggu hingga mereka menjemputku
Dengan sisa langkahku, aku kan terus mencari asa dalam Sahara
hingga akhir penantianku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEKANISME KONTRAKSI DAN RELAKSASI OTOT

Filamen aktin biasanya berhubungan dengan myosin yang mana bertanggung jawab untuk berbagai pergerakan sel. Myosin adalah prototipe dari penggerak molekuler - sebuah protein yang mengubah energi kimia dalam bentuk ATP menjadi energi gerak yang menghasilkan kekuatan dan pergerakan. Kebanyakan pergerakan umumnya adalah kontraksi otot yang memberi model untuk memahami interaksi aktin dan myosin dan aktivitas penggerak dari molekul myosin. Bagaimanapun juga, interaksi aktin dan myosin tidak hanya bertanggung jawab pada kontraksi otot tetapi juga untuk berbagai pergerakan sel non otot termasuk pembelahan sel. Sehingga interaksi diataranya memerankan peran yang penting di biologi sel. Lebih jauh, sitoskeleton aktin bertanggung jawab untuk pergerakan lambat sel menyeberangi permukaan yang terlihat digerakkan secara langsung oleh polimerisasi aktin dengan baik oleh intreaksi aktin - myosin. 1.Pendahuluan Sel otot merupakan sel yang terspesialisasi untuk satu tugas, kontraksi dan spesialisasi in…

PERKECAMBAHAN SERBUK SARI

LAPORAN PRAKTIKUM REPRODUKSI DAN EMBRIOLOGI TUMBUHAN PERKECAMBAHAN SERBUK SARI
Disusun Oleh : Kelompok 4 Pendidikan Biologi Subsidi 1.Hafidha Asni Akmalia            (08304241003) 2.Tuttus Sufi Kusuma LPS.       (08304241022) 3.Riza Sativani Hayati   (08304241029) 4.Nur Hidayah                           (08304241030) 5.Titis Nindiasari A.                   (08304241036)


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 A.TUJUAN Mengamati serbuk sari yang berkecambah secara in vitro
B.DASAR TEORI Serbuk sari (pollen grain) adalah sebuah sel hidup yang berisi sel kelamin jantan pada bunga (mempunyai protoplasma) yang terbungkus oleh dinding sel. Dinding serbuk sari terdiri atas dua lapisan yaitu di bagian luar yang tebal dan keras disebut lapisan eksin dan sebelah dalam tipis seperti selaput disebut  intin. Pada permukaan eksin terdapat celah atau pori yang disebut apertura yang dapat digunakan oleh serbuk sari untuk jalan keluarnya buluh serbuk …

PERAN ORGANISME DALAM PROSES PEMBENTUKAN DAN PERKEMBANGAN TANAH

MAKALAH BIOLOGI TANAH PERAN ORGANISME DALAM PROSES PEMBENTUKAN DAN PERKEMBANGAN TANAH Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Biologi Tanah






Disusun Oleh : Hafidha Asni Akmalia                08304241003 Alfiah Nurul Wahidah                 08304241019 Muhammad Radian N.A.            08304241034



JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2011

BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak. Tanah berasal dari pelapukan batuan dengan bantuan organisme, membentuk tubuh unik yang menutupi batuan. Proses pembentukan tanah dikenal sebagai pedogenesis. Proses yan…