Langsung ke konten utama

LESSON PLAN



School                         : SMA Negeri 1 Wonosobo.
Grade / Semester         : XII / 1
Subject                        : Metabolism.
Topic                           : Photosynthesis.
Time allocation             : 2 x 15 minutes.
Teacher                       : Hafidha Asni Akmalia.


   Standard of Competence
  Understanding the importance of metabolism process at organism.
  Basic Competency.
  Decribing the catabolism and anabolism process of carbohydrate.
 IIndicators to achieve the competence.
1.      Students are able to identify chloroplast and itspart.
2.      Students are able to identify the definitions of photosynthesis.
  Learning Objective.
  At the end of this lesson, student are able to :
1.      Identify the structure and function of chloroplast correctly.
2.      Explain the process of photosynthesis correctly.
  Teaching Materials.
1.      The structure and function of chloroplast.
2.      The definition of photosynthesis.
3.      The process of potosynthesis at plant.
  Learning Method
a.       Listening.
b.      Discussing.
c.       Giving test.
  Teaching and Learning Process.
a.       Opening.
·         Praying and greeting.
·         Checking students’s attendance.
·         Starting the topics.
·         Starting the learning objectives.
b.      Main activities.
·         Teacher ask students about the meaning of photosynthesis.
·         Teacher explain the stucture and function of chloroplast.
·         Teacher explain the process of photosynthesis.
·         Students discuss on group.
·         Students present the result of discussion in front of the class.
c.       Closing.
·         Asking the students to summarize the materials.
·         Giving information to the students  for the next meeting.
   Learning Resources.
SStudent's Hand Book, BSCS Blue Version
   Assessment
   Structure and Non-Structure Assessment

Approved by                                                               Yogyakarta, 25 April 2010
SMA N 1 Wonosobo’s Headmaster                                        Teacher,



   Mr. X                                                             Hafidha Asni Akmalia
                                                                               NIP. 130877144

Komentar

Pos populer dari blog ini

MEKANISME KONTRAKSI DAN RELAKSASI OTOT

Filamen aktin biasanya berhubungan dengan myosin yang mana bertanggung jawab untuk berbagai pergerakan sel. Myosin adalah prototipe dari penggerak molekuler - sebuah protein yang mengubah energi kimia dalam bentuk ATP menjadi energi gerak yang menghasilkan kekuatan dan pergerakan. Kebanyakan pergerakan umumnya adalah kontraksi otot yang memberi model untuk memahami interaksi aktin dan myosin dan aktivitas penggerak dari molekul myosin. Bagaimanapun juga, interaksi aktin dan myosin tidak hanya bertanggung jawab pada kontraksi otot tetapi juga untuk berbagai pergerakan sel non otot termasuk pembelahan sel. Sehingga interaksi diataranya memerankan peran yang penting di biologi sel. Lebih jauh, sitoskeleton aktin bertanggung jawab untuk pergerakan lambat sel menyeberangi permukaan yang terlihat digerakkan secara langsung oleh polimerisasi aktin dengan baik oleh intreaksi aktin - myosin. 1.Pendahuluan Sel otot merupakan sel yang terspesialisasi untuk satu tugas, kontraksi dan spesialisasi in…

PERKECAMBAHAN SERBUK SARI

LAPORAN PRAKTIKUM REPRODUKSI DAN EMBRIOLOGI TUMBUHAN PERKECAMBAHAN SERBUK SARI
Disusun Oleh : Kelompok 4 Pendidikan Biologi Subsidi 1.Hafidha Asni Akmalia            (08304241003) 2.Tuttus Sufi Kusuma LPS.       (08304241022) 3.Riza Sativani Hayati   (08304241029) 4.Nur Hidayah                           (08304241030) 5.Titis Nindiasari A.                   (08304241036)


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 A.TUJUAN Mengamati serbuk sari yang berkecambah secara in vitro
B.DASAR TEORI Serbuk sari (pollen grain) adalah sebuah sel hidup yang berisi sel kelamin jantan pada bunga (mempunyai protoplasma) yang terbungkus oleh dinding sel. Dinding serbuk sari terdiri atas dua lapisan yaitu di bagian luar yang tebal dan keras disebut lapisan eksin dan sebelah dalam tipis seperti selaput disebut  intin. Pada permukaan eksin terdapat celah atau pori yang disebut apertura yang dapat digunakan oleh serbuk sari untuk jalan keluarnya buluh serbuk …

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE


Disusun oleh :  Hafidha Asni Akmalia 08304241003
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Proses pembentukan urine beberapa tahapan, yaitu filtrasi glomeruler, reabsorspsi tubuler dan sekresi tubuler. Filtrasi merupakan perpindahan cairan dari glomerulus ke tubulus melewati membran filtrasi yang terdiri dari tiga lapisan yaitu sel endhotel glomerulus, membran basalis dan epitel kapsula bowman. Filtrasi terjadi karena adanya perbedaan tekanan antara kapiler glomerulus dengan tubulus. Filtrasi menghasilkan ultrafiltrat yang mengandung air, garam anorganik,glukosa, asam amino, urea, asam urat, kreatinin dan tidak mengandung sel darah merah. Reabsorpsi tubuler adalah prpindahan cairan dari tubulus renalis ke kapiler peritubuler. Proses reabsorpsi bersifat selektif tergantung kebutuhan tubuh pada senyawa yang terdapat pada ultrafiltrat. Glukosa direa…