Langsung ke konten utama

LAPORAN PRAKTIKUM EVAREM


EVALUASI DAN REMEDIASI  PEMBELAJARAN BIOLOGI
ANALISIS KETERAMPILAN PROSES DALAM SK DAN KD

Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Evaluasi dan Remediasi  Pembelajaran Biologi







Disusun oleh :
1.      Zulqarnain Assiddiqqi             (08304241001)
2.      Shaim Basyari                          (08304241002)
3.      Hafidha Asni Akmalia             (08304241003)
4.      Febrianawati Yusup                 (08304241004)



JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2010

A.    Standar Kompetensi
1.      Memahami hakikat biologi sebagai ilmu.
B.     Kompetensi Dasar
1.2. Mendeskripsikan objek dan permasalahan Biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, dan bioma).

I.       KETERAMPILAN DASAR
1.      Keterampilan melakukan pengamatan
·         Memerinci karakteristik dari tiap tingkat organisasi kehidupan.
·         Mengidentifikasi komponen-komponen pada tiap tingkat organisasi kehidupan.
2.      Keterampilan merekam data / informasi.
·         Menggambar diagram hubungan antara tingkat organisasi satu dengan yang lainnya.
II.    KETERAMPILAN MENGOLAH/MEMPROSES
1.      Keterampilan membuat prediksi
·         Membuat perkiraan tingkat kekomplekan pada tia-tiap organisasi kehidupan.
2.      Keterampilan membuat inferensi.
·         Membandingkan cirri yang terdapat pada setiap kingdom.
III. KETERAMPILAN MENGINVESTIGASI
1.      Keterampilan merancang investigasi.
·   Menyiapkan prosedur yang akan dilakukan dalam pengamatan tiap-tiap tingkat organisasi kehidupan.
2.      Keterampilan melaksanakan investigasi.
·         Menemukan objek dan persoalan biologi pada tiap tingkat organisasi kehidupan.
3.      Keterampilan melaporkan hasil investigasi
·    Membuat laporan tertulis dan memaparkan hasil pengamatan secara lisan dalam forum kelas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MEKANISME KONTRAKSI DAN RELAKSASI OTOT

Filamen aktin biasanya berhubungan dengan myosin yang mana bertanggung jawab untuk berbagai pergerakan sel. Myosin adalah prototipe dari penggerak molekuler - sebuah protein yang mengubah energi kimia dalam bentuk ATP menjadi energi gerak yang menghasilkan kekuatan dan pergerakan. Kebanyakan pergerakan umumnya adalah kontraksi otot yang memberi model untuk memahami interaksi aktin dan myosin dan aktivitas penggerak dari molekul myosin. Bagaimanapun juga, interaksi aktin dan myosin tidak hanya bertanggung jawab pada kontraksi otot tetapi juga untuk berbagai pergerakan sel non otot termasuk pembelahan sel. Sehingga interaksi diataranya memerankan peran yang penting di biologi sel. Lebih jauh, sitoskeleton aktin bertanggung jawab untuk pergerakan lambat sel menyeberangi permukaan yang terlihat digerakkan secara langsung oleh polimerisasi aktin dengan baik oleh intreaksi aktin - myosin. 1.Pendahuluan Sel otot merupakan sel yang terspesialisasi untuk satu tugas, kontraksi dan spesialisasi in…

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROMETRI

LAPORAN PRAKTIKUM MIKROTEKNIK DAN TEKNIK LABORATORIUM
MIKROMETRI


Disusun oleh : 1.Zulqarnain Assiddiqqi      (08304241001) 2.Shaim Basyari                  (08304241002) 3.Hafidha Asni Akmalia      (08304241003) 4.Febrianawati Yusup         (08304241004) 5.Dian Fita Lestari               (08304241005)


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2011

MIKROMETRI
A.TUJUAN Mengukur diameter serbuk sari. B.DASAR TEORI Mikroskop merupakan alat bantu penglihatan untuk melihat benda-benda yang sangat kecil yang tak mampu dilihat oleh mata dengan jelas. Mikroskop cahaya merupakan mikroskop yang paling sederhana dimana dalam penggunaannya membutuhkan cahaya agar spesimen yang akan dilihat dapat dilihat dengan jelas. Mikroskop cahayaterbaik mampu memperbesar benda 2000 kali. Saat ahli biologi melihat sebuah spesimen lewat mikroskop cahaya, bukan hanya mereka tertarik dengan bentuk dan detailnya, namun juga ukurannya. Satuan pengukuran yang dipakai mikro…

MIKROSKOP MEDAN TERANG

BRIGHT FIELD MICROSCOPE (MIKROSKOP MEDAN TERANG) Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Mikrobiologi







Disusun Oleh : 1.Hafidha Asni Akmalia            (08304241003) 2.Liedya Kusuma Ratih            (08304241023)




JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010
BRIGHT FIELD MICROSCOPE (MIKROSKOP MEDAN TERANG)


A.Latar Belakang.
Antony Van Leuwenhoek orang yang pertama kali menggunakan mikroskop walaupan dalam bentuk sederhana pada bidang mikrobiologi. Kemudian pada tahun 1600 Hanz dan Z Jensen telah menemukan mikroskop yang lebih maju dengan nama mikroskop ganda. Mikroskop adalah suatu benda yang berguna untuk memberikan bayangan yang diperbesar dari benda-benda yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsi masing-masing. Mikroskop pada prinsipnya terdiri dari dua lensa cembung yaitu sebagai lensa objektif (dekat dengan mata) dan lensa okuler (dekat dengan benda). Baik o…