Langsung ke konten utama

TUGAS PRAKTIKUM ETOLOGI
CATATAN PENGAMATAN PERILAKU RUBAH ARTIK








Disusun oleh :
1.      Hafidha Asni Akmalia      (08304241003)
2.      Febrianawati Yusup          (08304241004)
3.      Sih Kusumaningrum         (08304241015)
4.      Riza Sativani Hayati         (08304241029)



JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2010




1.      Spesies                                    : Rubah Artik.
2.      Waktu                                     : Musim dingin dan musim panas.
3.      Tempat/situasi/kondisi            : Di daerah Artik di dekat pantai.


No
Gejala/fakta
Perilaku
1.
a.  Pada saat musim dingin, rubah Artik beradaptasi dengan lingkungan dimana memiliki bulu berwarna putih dan tebal serta bertelinga pendek.
b.      Rubah mengendus-endus tanah bersalju.
c.       Berjalan dan memutar di tanah bersalju.
Perilaku mencari makan di musim dingin.
2.
a.  Pada saat musim panas, rubah artik memiliki bulu dengan warna coklat kehitaman pada bagian dorsal.
b.      Rubah keluar dari sarang.
c.       Rubah berjalan.
d.      Rubah mengeluarkan suara/melolong.
e.       Berlari menuju tempat anaknya.
f.       Induk rubah dan anaknya bercengkerama dengan cara berguling-guling.
Perilaku pengasuhan.
3.
a.       Rubah mengamati burung camar di dekat pantai.
b.    Pertama kali yang dicermati adalah anak burung camar dari suara kepakan sayapnya dimana suara merupakan stimulus bagi rubah.
c.   Rubah menunggu burung camar yang akan terbang menuju laut. Hal ini diketahui rubah karena peristiwa yang sama yang berulang-ulang setiap tahun.
d.      Rubah berlari mengikuti dengan cara mengamati dan sesekali berhenti untuk melihat kemana burung terbang.
e.    Rubah memperhatikan burung camar yang jatuh ke tanah.
f.  Rubah berlari mendekat dengan kecepatan yang bertambah untuk mengejar anak burung camar yang jatuh.
g  .Rubah menerkam bagian leher anak burung camar yang jatuh.
h.      Rubah membawa anak burung camar yang jatuh pada bagian perut dengan mulutnya. Kelebihan sumber daya yang ada kemudian akan dikubur (disimpan).
i.        Rubah menggali lubang pada tanah untuk meletakkan hasil tangkapan dengan kaki depannya. Pada saat musim dingin nanti, rubah akan mencari tempat dimana dia menyimpan makanan yang dikuburnya pada saat musim panas.
Perilaku mencari makan di musim panas.


Komentar

Pos populer dari blog ini

MEKANISME KONTRAKSI DAN RELAKSASI OTOT

Filamen aktin biasanya berhubungan dengan myosin yang mana bertanggung jawab untuk berbagai pergerakan sel. Myosin adalah prototipe dari penggerak molekuler - sebuah protein yang mengubah energi kimia dalam bentuk ATP menjadi energi gerak yang menghasilkan kekuatan dan pergerakan. Kebanyakan pergerakan umumnya adalah kontraksi otot yang memberi model untuk memahami interaksi aktin dan myosin dan aktivitas penggerak dari molekul myosin. Bagaimanapun juga, interaksi aktin dan myosin tidak hanya bertanggung jawab pada kontraksi otot tetapi juga untuk berbagai pergerakan sel non otot termasuk pembelahan sel. Sehingga interaksi diataranya memerankan peran yang penting di biologi sel. Lebih jauh, sitoskeleton aktin bertanggung jawab untuk pergerakan lambat sel menyeberangi permukaan yang terlihat digerakkan secara langsung oleh polimerisasi aktin dengan baik oleh intreaksi aktin - myosin. 1.Pendahuluan Sel otot merupakan sel yang terspesialisasi untuk satu tugas, kontraksi dan spesialisasi in…

PERKECAMBAHAN SERBUK SARI

LAPORAN PRAKTIKUM REPRODUKSI DAN EMBRIOLOGI TUMBUHAN PERKECAMBAHAN SERBUK SARI
Disusun Oleh : Kelompok 4 Pendidikan Biologi Subsidi 1.Hafidha Asni Akmalia            (08304241003) 2.Tuttus Sufi Kusuma LPS.       (08304241022) 3.Riza Sativani Hayati   (08304241029) 4.Nur Hidayah                           (08304241030) 5.Titis Nindiasari A.                   (08304241036)


JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010 A.TUJUAN Mengamati serbuk sari yang berkecambah secara in vitro
B.DASAR TEORI Serbuk sari (pollen grain) adalah sebuah sel hidup yang berisi sel kelamin jantan pada bunga (mempunyai protoplasma) yang terbungkus oleh dinding sel. Dinding serbuk sari terdiri atas dua lapisan yaitu di bagian luar yang tebal dan keras disebut lapisan eksin dan sebelah dalam tipis seperti selaput disebut  intin. Pada permukaan eksin terdapat celah atau pori yang disebut apertura yang dapat digunakan oleh serbuk sari untuk jalan keluarnya buluh serbuk …

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE

SISTEM EKSKRESI PEMERIKSAAN PROTEIN DALAM URINE DAN PEMERIKSAAN GLUKOSA DALAM URINE


Disusun oleh :  Hafidha Asni Akmalia 08304241003
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Proses pembentukan urine beberapa tahapan, yaitu filtrasi glomeruler, reabsorspsi tubuler dan sekresi tubuler. Filtrasi merupakan perpindahan cairan dari glomerulus ke tubulus melewati membran filtrasi yang terdiri dari tiga lapisan yaitu sel endhotel glomerulus, membran basalis dan epitel kapsula bowman. Filtrasi terjadi karena adanya perbedaan tekanan antara kapiler glomerulus dengan tubulus. Filtrasi menghasilkan ultrafiltrat yang mengandung air, garam anorganik,glukosa, asam amino, urea, asam urat, kreatinin dan tidak mengandung sel darah merah. Reabsorpsi tubuler adalah prpindahan cairan dari tubulus renalis ke kapiler peritubuler. Proses reabsorpsi bersifat selektif tergantung kebutuhan tubuh pada senyawa yang terdapat pada ultrafiltrat. Glukosa direa…